Menilik Sejarah Singkat Tempat Ziarah Utama di Haromain
Ulasan mendalam di balik tempat-tempat bersejarah seperti Jabal Rahmah, Masjid Quba, Jabal Uhud, dan Gua Hira yang dikunjungi selama perjalanan ziarah umroh.
Ziarah Bukan Sekadar Swafoto
Kegiatan ziarah atau dinamakan 'City Tour' oleh agen wisata, lazimnya dilakukan 1-2 kali di sela-sela waktu sholat wajib di Makkah maupun Madinah. Memahami latar sejarah berdarah-darah, perjuangan tauhid para Nabi, dan ketabahan sahabat Nabi di balik setiap tempat bersejarah ini akan menambah kekhusyukan dan kesyukuran kita saat menapakinya.
Madinah: Jabal Uhud (Saksi Gugurnya Para Syuhada)
Bukit Uhud adalah gunung batu hitam kecoklatan raksasa. Menariknya, inilah bukit yang dicintai Rasulullah SAW dan mencintai Rasulullah pula. Di sekitar kaki bukit Uhud ini, pernah pecah pertempuran dahsyat di tahun ke-3 Hijrah, tempat di mana 70 sahabat terbaik termasuk paman Nabi, Hamzah bin Abdul Muthalib, gugur syahid setelah pasukan pemanah meninggalkan posnya demi harta rampasan.
Madinah: Keistimewaan Mengunjungi Masjid Quba
Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun dalam sejarah peradaban Islam oleh tangan Rasulullah SAW sendiri saat berhijrah dari Makkah. Rasulullah SAW gemar menziarahi masjid ini setiap hari Sabtu, baik berjalan kaki maupun berkendaraan.
Sabda Nabi SAW: "Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba lalu sholat (dua rakaat) di dalamnya, maka dia mendapatkan pahala seperti pahala berumroh." (HR. Ibnu Majah).
Makkah: Keindahan Bukit Kasih Jabal Rahmah
Jabal Rahmah adalah satu puncak kecil yang berlokasi di tepi padang Arafah. Menurut tradisi turun-temurun, di bukit berbatu inilah tempat dipertemukannya kembali Nabi Adam AS dan Ibunda Hawa setelah terpisah ratusan tahun pasca diturunkan ke bumi dari Surga. Namun, ingatlah bahwa tempat ini ditujukan untuk merenung dan berdoa tentang keagungan taubat Nabi Adam, bukan menghias tugu batunya dengan coretan nama jodoh yang justru mengotori situs.